Shooting sebagai Kunci Menentukan Skor di Pertandingan

Shooting adalah teknik paling penting dalam basket karena menentukan jumlah poin yang didapatkan sebuah tim. Tanpa akurasi shooting yang baik, peluang mencetak poin akan berkurang meskipun strategi dan pergerakan tim sudah bagus. Bagi pemain pemula maupun yang sudah berpengalaman, meningkatkan konsistensi shooting adalah proses latihan yang tidak pernah berhenti.

Akurasi shooting membutuhkan kombinasi teknik tangan, kekuatan kaki, keseimbangan tubuh, fokus pandangan, dan ritme gerakan. Kesalahan kecil dalam salah satu elemen tersebut dapat menyebabkan bola tidak masuk ke ring.

Teknik Dasar Shooting yang Harus Dikuasai

Untuk mendapatkan shooting yang akurat, pemain harus memahami teknik dasar shooting. Salah satu prinsip paling terkenal adalah metode BEEF:

  • Balance (Keseimbangan): Tubuh harus stabil dengan kaki terbuka selebar bahu.

  • Eyes (Pandangan): Fokuskan pandangan pada titik target di ring.

  • Elbow (Siku): Pastikan siku dalam posisi lurus menghadap ring, tidak melebar.

  • Follow-through: Gerakan lanjutan tangan setelah melepaskan bola.

Follow-through adalah bagian paling penting, di mana tangan mengarah ke ring seperti “memasukkan tangan ke dalam toples.” Gerakan ini membantu bola mendapatkan rotasi sempurna agar jalurnya lebih stabil.

Latihan Shooting yang Efektif untuk Konsistensi

Untuk meningkatkan akurasi, pemain harus melakukan latihan dasar setiap hari. Latihan pertama adalah set shot, yaitu shooting tanpa lompat untuk fokus pada teknik tangan. Latihan kedua adalah spot shooting, menembak dari titik tertentu seperti bawah ring, mid-range, atau corner. Setelah itu, tingkatkan ke jump shot untuk melatih keseimbangan saat lompat.

Latihan berulang dari jarak berbeda akan membantu pemain memahami kekuatan lemparan mereka. Pemula disarankan memulai dari jarak dekat sebelum mencoba shooting tiga poin.

Mengatasi Kesalahan Umum dalam Shooting

Beberapa pemain sering melakukan kesalahan seperti memegang bola terlalu keras, lompat tidak stabil, atau melepas bola terlalu cepat. Untuk mengatasi ini, pemain harus memperbaiki ritme gerakan dan memastikan posisi tubuh selalu stabil. Jika bola sering melenceng ke kiri atau kanan, periksa posisi siku. Jika bola terlalu pendek atau panjang, sesuaikan kekuatan dorongan tangan dan kaki.

Selain itu, latihan mental juga sangat penting. Shooting membutuhkan fokus dan ketenangan. Pemain harus bisa menjaga konsentrasi meskipun dalam tekanan tinggi saat pertandingan.